Welcome to Indomemo.com Awalnya sederhana sekali. Saya sangat suka membaca, dan menulis review tentang buku yang saya baca, sangat membantu saya untuk mengingat dan memahaminya. Saya tinggal di negri uncle sam, tempat dimana literatur relatif mudah didapat. Lewat website ini, saya ingin sekali berbagi kelimpahan itu. Juga bila anda memiliki usulan subjek literatur atau pertanyaan yang berkaitan dengan materi, silakan klik "leave a comment" atau email saya. Teman-teman net-reader, selamat bersantai sambil menambah info di indomemo, semoga anda juga mendapatkan manfaatnya (Shap).
podjokcoklat.com Cerahkan hari anda, dengan kelezatan cokelat, cake/cookies, & parcel dari podjokcoklat.com. Dengan harga terjangkau, kami memberi anda lebih dari sekadar cokelat bermutu yang dibuat khusus untuk anda.
Pesan sekarang
(021) 701-895-40,
(021) 701-895-35 atau
0816-132-3161
klikmelilea.com Memadukan 3 Fungsi:
Makanan Organik
-Naturopati
-Penyembuhan Alami.
Kesehatan anda, adalah segalanya..
Kirim email ke: klikmelilea@yahoo.com
|
 Perpustakaan, tempat yang baik untuk belajar dan mengajar
Diantara teman-teman saya, paling tidak ada tiga keluarga yang memutuskan untuk menyekolahkan sendiri anaknya di rumah. Tanpa terhindar, sewaktu-waktu saya terpikir akan berbagai macam motivasi yang melatar belakangi pengambilan keputusan ini. Termasuk mengapa sampai timbul keperluan bagi sebuah keluarga untuk menyekolahkan putra-putrinya di rumah. Pro dan kontra dari teman-teman yang lainnya juga sangat beragam, baik yang positif maupun negatif. Semua info “was-wis-wus” yang saya dengar, tidak berhasil membuat saya untuk bisa menarik kesimpulan sedikitpun tentang hal ini. Jadi bermodalkan rasa ingin tahu, saya memutuskan untuk mempelajari hal ini lebih jauh dari sumber yang lebih legitimate, buku panduannya.
Para penulis buku ini jelas sadar betul, bahwa setiap orang memiliki tujuan yang berbeda-beda saat membaca buku ini. Untuk itu, buku ini disajikan dengan cara yang menurut saya kreatif, menolong, dan unik, dalam usaha menuntun setiap pembacanya mengeksplorasi isi buku. Cara tersebut dinamakan “Tour.”
Sebelum melanjutkan, saya ingin anda mengetahui bahwa disamping alasan tadi, pada waktu yang sama, saya juga mempunyai misi yang sejalan. Dari interaksi saya dengan teman-teman di tanah air, banyak juga para orangtua di Indonesia yang saat ini berminat untuk mempelajari tentang seluk-beluk home school. Pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan dengan hal ini bermunculan bagaikan jamur dimusim hujan (atau di kebun-kebun jamur di pegunungan). Tentu saja bagi teman pembaca di tanah air, buku ini Klik disini untuk membaca selengkapnya Review buku: “The Home School Manual” of Theodore E. Wade, Jr.
Adalah seorang putri, di negri antah-berantah yang telah kehilangan ibunya dimasa kecil. Ayahnya, sang raja, memilih untuk menikah lagi dengan seorang wanita yang sangat cantik. Sang wanita yang telah dipersunting menjadi ratu tersebut begitu cantiknya, namun kecantikannya rupanya tidak pernah membuatnya merasa “Pe-de.”
Setiap hari sang ratu bertanya pada cermin ajaibnya:
“Hai cermin ajaib…siapakah yang tercantik diseluruh negri..??”
Setiap hari pula sang cermin menjawab dengan jujurnya:
“Engkaulah yang tercantik diseluruh negri, baginda ratu..”
Demikianlah yang selalu berlangsung. Sang putri cilik tumbuh berkembang, hingga suatu hari, saat sang ratu bertanya pada cermin ajaibnya, tanpa disangkanya, sang cermin memberikan jawaban berbeda:
“Punteeen…baginda ratu, sekarang Putri Salju adalah yang tercantik..”
Sang ratu sangat murka, dan menyusun rencana untuk membunuh anak tirinya itu…demikianlah, cerita kemudian berlanjut…
Rupanya saya sedang rindu membaca buku dongeng. Waktu saya masih kecil, saya menyukai semua buku saya, namun secara khusus saya sangat suka membaca buku tentang dongeng tradisional, baik dari dalam maupun luar negri.
Pssstt…ternyata Putri Salju tidak pernah di-sun sang pangeran..!!
 Putri Salju Jerman
Bagi saya, dongeng sangat berbeda dengan buku cerita biasa yang kebanyakan menceritakan tentang kisah sehari-hari, atau cerita sejarah tentang kejadian beberapa waktu yang lalu. Dongeng dapat membawa saya menembus ruang dan waktu sangat jauh, ke dunia yang berbeda, pada masa yang jauh berbeda juga. Pada saat itu, buku dongeng yang saya miliki, sangat terbatas jumlahnya, sehingga cerita-cerita dongeng tersebut saya dengar dan dapatkan dari majalah anak-anak.
Di negara-negara berbahasa Inggris, dongeng disebut juga fairy tales. Lima hari yang lalu, sambil mencarikan buku untuk anak saya, saya juga mencari buku-buku jenis ini. Kebanyakan buku dongeng yang ada saat ini merupakan bentuk-bentuk adaptasi, seringkali telah dimodernisasi dari dongeng aslinya. Kemudian saya menemukan buku ini, Snow White and The Seven Dwarfs.
Di tanah air kita, Snow White dikenal dengan nama “Putri Salju.” Buku yang saya temukan memuat kisah ini adalah; Snow White and The Seven Dwarfs yang bila diterjemahkan perkata akan menjadi “Putih Salju dan Tujuh Kurcaci.” Kata-kata “Putri” tidak pernah ada dijudulnya. Klik disini untuk membaca selengkapnya Membaca Snow White versi asli Jerman, bukan sang putri yang di “orbitkan” oleh Walt Disney. (Dari buku “Snow White And The Seven Dwarfs, A Tale From The Brothers Grimm” by Randall Jarrell)
Di sela membaca buku yang serius-serius, boleh dong sekali-kali saya menikmati buku yang rupa dan judulnya membuat saya membayangkan….duduk di tengah Starbuck Cafe yang nyaman, gangguan-free, diiringi sayup-sayup music jenis easy listening, ditemani laptop dan buku kesayangan, sepotong kue lezat pilihan, dan secangkir kopi hangat…
Coffee house yang pertama?.. The Kaveh Kanes, terletak di sebuah mesjid di kota Mekkah, Saudi Arabia…
Buku itu bernama The Coffee Book. Penulisnya bernama Rosemary Moon. Foto yang dipasang di sampul bukunya terlihat melezatkan sekali. Terpampang hidangan terdiri dari segelas bening tinggi kopi hitam dengan busa halus tebal di puncaknya, secangkir cappucino lengkap dengan krim dan taburan coklat bubuk diatasnya, segelas bening berkaki ukir mocha shake, sepotong cheese cake yang telah disiram sirup rasa kopi, semangkuk mocha mousse, coffee ice cream, dan coffee pastry (yuum….).
 The Coffee Book
Buku ini mencakup segala sesuatu tentang kopi. Secara artistik disajikan bab-bab yang menerangkan apa itu kopi, sejarah tentang kopi, kedai kopi/coffee house, kebun-kebun kopi diseluruh dunia, proses lengkap pengolahan biji kopi, 40 resep makanan dan minuman yang terbuat dari kopi, dan lain-lain, sampai pada cara terbaik menikmatinya. Kualitas gambar di dalam buku ini mengagumkan. Setiap halaman dibagi menjadi 2 kolom yang ditata apik, dan tidak kelihatan berlebihan. Setiap halamannya memberikan pengetahuan tentang kopi dengan tingkat kejelian tinggi.
Sedikit mendetail lagi tentang buku ini?
Bahwa kopi merupakan minuman populer yang sudah dinikmati manusia lebih dari seribu tahun. Kopi berasal dari timur tengah. Kopi banyak sekali ragam jenisnya, dan selalu ada Klik disini untuk membaca selengkapnya “Mencicipi” The Coffee Book of Rosemary Moon
Mengapa saya menulis review buku ini?
Pertama, karena buku ini adalah “mbahnya” dari semua buku tentang teori EQ yang sekarang ini telah luas beredar. Kemudian buat saya, topik ini sangat menarik untuk dipelajari. Teori ini menghembuskan udara optimisme/positif dalam usaha memberikan bekal bagi anak-anak kita. Seperti membuktikan bahwa setiap anak dengan latar belakang pendidikan orangtua apapun memiliki harapan untuk sukses. Saya berencana untuk secara bertahap membaca dan memberikan review dari buku-buku yang berhubungan dengan teori ini, oleh karena itu adalah penting bagi saya untuk meletakkan pondasinya bagi artikel-artikel terkait yang akan datang.
Daniel Goleman Ph.D., adalah seorang psikolog, penulis buku, dan jurnalis dibidang sains. Goleman dilahirkan di Stockton, California pada tahun 1946. Saat ini beliau menetap di negara bagian Massachusetts. Goleman mengajar dan mendapatkan gelar Ph.D. dari Harvard University. Sang profesor juga merupakan penulis tetap dari artikel-artikel sains tentang otak dan perilaku di harian The New York Times. Selain itu, beliau juga pernah menjabat sebagai Senior Editor pada majalah Psychology Today.
Seperti telah kita ketahui, dunia psikologi sekarang ini seperti menemukan “mainan baru.” Mainan baru tersebut dikenal dengan nama teori Emotional Intelligence/Kecerdasan Emosi. Istilah ini diperkenalkan oleh Daniel Goleman salah satunya dengan meluncurkan buku ini pada tahun 1995. Sebelum istilah Emotional Intelligence (atau Emotional Quotient/ EQ) muncul, dunia pengukuran kecerdasan manusia dimonopoli oleh istilah Intelligence Quotient /IQ, yang mengukur kecerdasan manusia berdasarkan rangkaian tes dari aspek verbal, working memory, visual-spatial, dll.
Sampai saat ini, saya belum punya cukup informasi cukup tentang seberapa jauh pengetahuan dan pemahaman masyarakat kita tentang EQ ini. Namun saya yakin bahwa pemahaman yang baik tentang EQ akan sangat membantu dunia pendidikan dan masyarakat pada umumnya dimasa depan.

- bermain bersama
Menurut Goleman, EQ mencakup 5 area sebagai berikut…
Ciri-ciri pribadi dengan IQ dan EQ tinggi berbeda-beda pada pria dan wanita, ciri-ciri…
Buku ini telah ditulis berdasarkan terobosan baru dalam penelitian-penelitian tentang otak dan perilaku manusia. Di dalam buku ini Goleman menekankan bahwa Intelligence Quotient/IQ bukan akhir dari takdir yang akan menentukan masa depan seseorang. Hal ini karena di dunia nyata terlihat bahwa orang-orang yang ber-IQ tinggi tidak semuanya menunjukkan prestasi tinggi. Demikian pula sebaliknya, ada orang-orang yang ber-IQ biasa-biasa saja, mencapai sukses yang sangat signifikan. Jadi jelaslah bahwa ada faktor-faktor lain yang ikut “bermain” dalam menentukan tingkat keberhasilan seseorang.
Adalah fakta, bahwa saat badai emosi menguasai seseorang, Klik disini untuk membaca selengkapnya Demam High IQ versus High EQ..? Kembali pada buku yang mengawali semuanya. (Dari buku “Emotional Intelligence, Why It Can Matter More Than IQ.” by Daniel Goleman)
Tema buku ini simply terlalu menarik bagi saya untuk tidak dibuat reviewnya, hehehe….
Carole Hyatt sebelumnya adalah salah satu pemilik Hyatt/Esserman Research Assoc. dan memiliki banyak klien perusahaan dari jajaran Fortune 500, sebelum partner usahanya tiba-tiba meninggal karena serangan jantung, dan menghancurkan kesuksesannya. Linda Goettlieb dikenal sebagai seseorang yang sangat percaya diri dan agresif sebagai senior vice-president Highgate Pictures (perusahaan tv dan film pendidikan), prestasinya sangat mengagumkan boss perusahaan yang dia sendiri ikut “membidani” kelahiran dan kejayaannya. Goettlieb tidak pernah mengalami kegagalan, sampai suatu hari, perusahaan yang menjadi ladang emas prestasi baginya, memecatnya. Setelah menulis buku ini, Carole Hyatt menjalani karir sebagai penulis buku, motivator, dan career dev. consultant yang bereputasi internasional dengan perusahaan bernama Carole Hyatt & Assoc. Linda Gottlieb telah menerima 5 nominasi untuk Daytime Emmy Awards, memenangkan 3 Outstanding Drama Series.
 Bagaikan layangan nyangkut ??
Ih serem banget judulnya…
Yup, kenapa? Karena judul buku ini mengandung suatu kata yang paling kita takuti, yaitu “Fail” alias “Gagal”.
Tapi tahukah anda sesuatu yang unik dari kata (yang kadang menyebutkannya saja) dapat mempengaruhi emosi kita ini?
Yaitu, semua orang tidak menyukai kata ini, tapi semua orang pasti pernah mengalaminya. Kita bisa berusaha menghindari pemakaian kata ini dalam kehidupan sehari-hari,tapi kita tidak akan bisa menghindarinya saat karena suatu sebab yang kita ketahui atau tidak, kita harus mengalami kegagalan.
Jadi tidak perduli umur, jenis kelamin, warna kulit, kedudukan, dan keadaan saat ini, semua manusia pasti pernah mengalami kegagalan. Jadi sia-sialah jika anda berusaha untuk mencari seseorang yang benar-benar tidak pernah gagal, bayi merah saja pernah gagal (saat tersedak mencoba minum pertama kali? ini contoh konyol bukan?). Jadi kenapa ada orang yang disebut sukses, dan ada orang yang disebut gagal? Terus kenapa ada orang yang kelihatannya sukses terus alias bergelimang kesuksesan, dan ada orang yang bergelimang kegagalan?
Sekilas kata lain yang digaris bawahi adalah “pinter/cerdas”. Saya yakin anda sudah pernah mendengar bahwa standar kecerdasan tunggal IQ (Intelligence Quotience) yang digaung-gaungkan orang dulu, kini sudah menjelang “basi”. Prinsip kecerdasan manusia yang sekarang populer adalah kecerdasan multi aspek yang dikenal dengan istilah MI (Multiple Intelligent). Prinsip MI lebih membuka banyak potensi untuk mengeksplorasi dan mengoptimalkan berbagai kemampuan yang dimiliki manusia. Selain itu muncul juga jenis kecerdasan lain yaitu EQ (Emotion Quotience) yang sama penting pengaruhnya dalam kehidupan seseorang.
Saya pikir bagus sekali bagi kita untuk belajar untuk bangkit dari setiap kegagalan, karena pada dasarnya selama ini kita semua pernah mengalami, akan tetapi kita hanya diajarkan hanya untuk mengalami sukses. Bagaimana dengan ilmu untuk bangkit dari kegagalan untuk menjadi sukses?
…….saat hasil usaha kita tidak secara ajaib langsung jadi (bagaikan minta pada lampu aladdin), maka secara prematur kita langsung berpikir; “Ini suatu kesalahan..mari langsung mundur”. Padahal sekali lagi, yang sukses diantara kita semua itu bukan yang tidak pernah gagal, tapi mereka adalah orang-orang yang melihat kegagalan “sebagai salah satu tahapan saja”, dan memilih untuk tidak berhenti di posisi itu..
Balik ke kata pertama, kalau kata “Gagal” itu begitu menakutkan, kenapa (juga) kita bicarakan?
Nah dari sini Klik disini untuk membaca selengkapnya “Waktu Si Pinter Gagal” dari buku “When Smart People Fail,” by Carole Hyatt & Linda Gottlieb
Teman pembaca, seperti yang telah saya singgung pada artikel tentang mata sebelumnya, buku ini adalah buku kedua yang saya baca dalam rangka mencari informasi tentang penyakit katarak. Buku ini ditulis oleh David F. Chang, M.D dan Howard Gimbel , M.D. MPH. Dr. Chang, adalah seorang dokter mata yang lulus dengan gelar summa cum laude dari Harvard Medical School. Beliau menerima banyak sekali penghargaan yang terkait dengan keahliannya dan diakui sebagai pakar katarak di dunia internasional. Dr. Chang telah menulis banyak buku, jurnal, maupun bentuk-bentuk publikasi lain dibidang opthalmology. Dr. Gimbel, adalah pendiri, direktur, dan ahli bedah senior klinik Gimbel Eye Centres, di Calgary dan Edmonton, negara bagian Alberta, Canada. Karena komitmennya dalam dunia kedokteran mata, Dr. Gimbel telah berhasil mengembalikan pengelihatan sebanyak 75.000 orang lebih.
 sunglass/UV blocker, dapat membantu mencegah katarak
Alangkah mulianya tujuan penulisan buku ini. Dr. Chang dan Dr. Gimbel menujukan karyanya bagi siapa saja yang mengalami gangguan dalam pengelihatannya dan menduga gangguan tersebut sebagai gejala penyakit katarak. Kedua dokter ini berharap agar bukunya dapat membantu para pasien tersebut untuk mempersiapkan diri dalam menjalani perawatan medis terkait. Dengan kata lain, buku ini ditulis sebagai bekal bagi para pasien tersebut untuk berkomunikasi dengan para dokter dan memahami seluk beluk penyakit ini dengan benar. Diharapkan, dengan pemahaman yang benar, maka tindakan terbaik akan dapat dilaksanakan demi memulihkan pengelihatan pasien.
Penyakit katarak menurut Dr. Chang & Dr. Gimbel & bilakah katarak diobati?
Katarak adalah pengeruhan lensa mata yang berlangsung secara bertahap. Sekali katarak terbentuk, tidak ada obat, tetes mata, olahraga, kacamata, suplemen, atau asupan herbal apapun yang dapat menghilangkannya. Katarak hanya bisa dihilangkan dengan prosedur operasi. Penyakit katarak yang telah diangkat, tidak akan pernah kembali lagi. Katarak dapat diangkat kapan saja, dan tidak perlu menunggu sampai “matang” seperti kepercayaan banyak orang.(8,21, & 35)
Apakah operasi atau prosedur pengangkatan katarak itu?
Prosedur pengangkatan katarak adalah suatu jenis operasi mata yang dilakukan dengan mengambil lensa mata yang telah mengeruh karena katarak, dan menggantikannya dengan penanaman lensa buatan yang bersifat permanen. Dengan diangkatnya lensa yang telah terkena katarak, akan mengembalikan pengelihatan pasien. (35)
Dapatkah “lapisan” kekeruhannya saja yang diangkat?
Tidak. Hal inilah yang sering menjadi sumber salah paham. Klik disini untuk membaca selengkapnya Katarak, Panduan Perawatan Pasien, dari Dr. Chang & Dr. Gimbel’s Book: “Cataract, A Patient’s Guide to Treatment”
“Besok ibu rencananya dioperasi katarak…mudah-mudahan lancar ya…” Demikian satu baris email yang saya terima dari kakak saya tentang keadaan ibu saya hari ini.
“Minggu depan Papah akan dioperasi katarak…” Pesan dari adik ipar saya, sekitar sepuluh harian yang lalu.
Dan terakhir, dua minggu lalu, teman saya kirim pesan melalui facebook: “Fulan temen kita, inget gak?.., abis dioperasi katarak…do’ain yah..dia sekarang malah gak bisa liat katanya…lagi menggalang bantuan untuk dia neeh..”
 sunglass/UV blocker membantu mencegah penyakit katarak
Membedah perpustakaan untuk mencari buku yang berhubungan dengan penyakit katarak, hari ini saya telah memilih 2 buku yang berhubungan dengan penyakit mata. Buku pertama yang saya pilih adalah buku dari Robert Abel Jr., M.D., yang berjudul The Eye Care Revolution. Buku yang kedua adalah Cataracts, A Patient Guide To Treatment oleh David F. Chang M.D. dan Howard Gimbel M.D. Setelah membaca isinya, saya menilai kalau dua buku ini membawa dua misi yang berbeda. Pada kesempatan ini, saya akan mengajak anda untuk ikut belajar dari buku yang pertama.
Dr. Robert Abel, Jr., adalah lulusan Wesleyan University dan Jefferson Medical College. Bersama dengan dokter lainnya, Dr. Abel menciptakan alternative medicine curriculum untuk Thomas Jefferson University. Beliau juga ikut membantu pendirian bank-bank mata, memegang hak paten dalam pembuatan artificial corneas, serta menerima penghargaan dari American Academy of Opthalmology. Praktisi Tai Chi Ch’uan ini memiliki misi untuk membawa dunia kesehatan mata abad 21 kepada sistem pengobatan menyeluruh/mind-body medicine. (444)
Saya tidak mengira kalau saya akan betah membaca buku ini. Sampul luar buku ini buat saya sangat tidak menarik. Hanya buku berwarna putih polos dengan sebidang hitam dan merah seperti pita melintang vertikal dan horisontal, serta tebal seperti bantal pula. Saya ambil buku ini dari rak, pada awalnya, karena sampulnya mengandung tulisan “pengobatan”, “pencegahan”, dan “katarak”. Namun segera saya temukan bahwa buku ini bukan buku pengobatan kedokteran biasa.
Duapuluh tip kesehatan tubuh dan pengelihatan anda menurut Dr. Abel: 1. Mendekat ke alam, temukan harmoni antara kehidupan anda, alam, dan segala sesuatu yang ada disekitar anda,…, 5. Bernafas yang panjang dan dalam, 7. Lindungi hati/liver anda..
Kata pembuka buku ini diberikan oleh Mehmet Oz, M.D. Dr. Mehmet adalah seorang dokter senior yang sekarang ini sudah sangat populer dengan kemunculannya yang berkala di Oprah Winfrey TV Show. Kini Dr. Oz telah memiliki acara tv sendiri bernama The Dr. Oz Show. Di kedua acara tv ini, Dr. Mehmet Oz selalu memberikan anjuran-anjuran tentang kesehatan yang paling diperlukan masyarakat Amerika.
Kembali ke Dr. Abel, beliau adalah seorang dokter Zen* yang telah matang dibidangnya. Kehidupan profesionalnya dia dedikasikan sebagai pemelihara pengelihatan. Di dalam buku ini Dr. Abel menunjukkan bahwa mata merupakan cermin yang dapat menyingkapkan “rahasia” Klik disini untuk membaca selengkapnya Dari Dr. Abel’s “The Eye Care Revolution” Book: Beberapa hal penting dalam menjaga kesehatan mata/pengelihatan (Part I)
Artikel ini adalah bagian kedua dari artikel informasional yang diambil dari buku The Eye Care Revolution, Prevent And Reverse Common Vision Problem, oleh Dr. Abel. Dr. Robert Abel, Jr., adalah lulusan Wesleyan University dan Jefferson Medical College. Bersama dengan dokter lainnya, Dr. Abel menciptakan alternative medicine curriculum untuk Thomas Jefferson University. Beliau juga ikut membantu pendirian bank-bank mata, memegang hak paten sebagai pencipta kornea buatan/artificial corneas, serta menerima penghargaan dari American Academy of Opthalmology. Praktisi Tai Chi Ch’uan ini memiliki misi untuk membawa dunia kesehatan mata abad 21 kepada sistem pengobatan menyeluruh/mind-body medicine.
 sunglass/UV blocker, membantu mencegah penyakit katarak
Gejala penyakit katarak menurut Dr. Abel, disimpulkan:
-
Terjadinya gangguan mata seperti timbulnya pandangan berkilau (terutama pada malam hari), kabur, berkabut yang bertambah-tambah (dimulai dari pandangan jarak jauh), kelelahan yang berlebihan, perlu sinar extra untuk membaca, melihat “cincin/lingkaran halo” saat memandang cahaya.
-
Ilusi kacamata yang selalu terlihat seperti kotor.
-
Kesulitan lain juga terjadi saat menjalankan tugas-tugas lain seperti memasukkan benang ke lubang jarum, dan dalam menentukan jarak.
-
Terjadi perubahan/pergeseran pengelihatan yang disebut “second sight” vision. (104)
Beberapa faktor yang beresiko menyebabkan katarak, disimpulkan:
Halo teman-teman..anda mungkin menyadari, bahwa paling tidak dalam dekade terakhir ini, media massa secara gencar mempopulerkan berbagai penelitian dan bukti-bukti bahwa kadar kolesterol dalam darah sangat menentukan tingkat kesehatan kita. Hal ini telah menyebabkan reputasi kolesterol menjadi terlanjur buruk. Apalagi kita sering mendengar para bapak dan ibu dokter dengan simpatik (biasanya..) telah menyarankan kita untuk mengatur asupan dan menjaga kadar kolesterol dalam darah, secara berulang-ulang disetiap pertemuan. Sepertinya “mahluk” yang bernama kolesterol itu berbahaya sekali bukan? bagaimana keberadaannya di dalam tubuh kita?
Tunggu, memang benar bahwa jumlah kolesterol dalam darah yang tidak terkontrol dapat menjadi pemicu berbagai penyakit. Tetapi sebelum kita memutuskan untuk “bermusuhan secara tidak bersyarat” dengan kolesterol, perlu juga diketahui bahwa kehadiran kolesterol itu sendiri sebenarnya tidak semata-mata buruk. Keberadaan kolesterol dalam tubuh juga memiliki fungsi sangat penting, bahkan tanpanya tubuh kita tidak akan dapat berfungsi.
Teman pembaca, saya kepingin sekali mengajak anda untuk mengetahui apa sebenarnya zat kolesterol yang katanya merupakan “Kutu kupret biang” berbagai penyakit ini. Juga apa dan bagaimananya zat ini bisa hadir dalam tubuh kita.

Untuk informasi anda, informasi faktual tentang kolesterol ini saya sajikan dengan merujuk kepada buku The Harvard Medical School Guide to Lowering Your Cholesterol, by Mason W. Freeman, with Christine Junge (Coauthor). Di paragraf terakhir, sebagai pelengkap, saya tambahkan sedikit informasi dari www.vegfamily.com tentang keberadaan kolesterol di dalam makanan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan.
Jadi, apakah Kolesterol itu?
Kolesterol adalah sejenis lemak/lipida dengan kandungan susunan kimiawi khusus bernama sterol yang menjadi bahan pembentukan hormon-hormon. Secara visual, kolesterol memiliki penampakan seperti lilin yang berwarna putih kekuningan. Klik disini untuk membaca selengkapnya Kolesterol; fungsi, jenis, dan sumber, menurut Harvard Medical School’s Book. Plus: Makanan nabati mengandung kolesterol..??

Tinggal di tempat tanpa resto Padang Jaya di pengkolan, kalau kepingin makanan dengan selera tanah air, ya buat sendiri…
Hari ini juga saya “kumat” pingin bikin makanan yang sehat. Pilihan saya jatuh ke ikan salmon, bukan karena borjuis-borjuisan, tapi karena menurut para ilmuwan, ikan salmon banyak sekali mengandung asam lemak Omega-3. Secara Omega-3 itu terhitung “Super Food”, yang berperan dalam kesehatan sistem jantung, menaikkan “kolestrol baik”, membantu menstabilkan tekanan darah, meningkatkan fungsi otak, sampai kanker, arhtritis, dll., yang daftar “kesaktiannya” membuat saya terheran-heran.
Teman pembaca, untuk lebih memberikan efek kedahsyatannya (ck..ck..ck..), saya juga menggantikan semua penggunaan minyak sayur menjadi minyak zaitun/olive oil yang juga memiliki khasiat melenturkan pembuluh darah jantung sampai kecantikan.
Resep ini tidak mengandung gula, kecuali sedikit gula alami yang mungkin terdapat pada ikan dan cabe hijaunya. Resep ini juga tidak melibatkan tepung, atau menggoreng dgn banyak minyak, sehingga rendah kandungan kalorinya.
Setiap porsinya mengandung kira-kira 280 kalori. Juga mengandung vitamin A, Kalsium, dan zat Besi.
Ok teman pembaca, demikian kira-kira penjelasan “eksperimen” saya kali ini. Selamat mencoba, semoga anda bertambah sehat..:-)
PS: Psstt….selain faktor-faktor ngilmiah tadi, saya pilih salmon juga karena di supermarket samping rumah, salmon serius murah dan siap masak lagi…Hehehehe…
Ikan Salmon Cabe Ijo
Bahan-bahan: Klik disini untuk membaca selengkapnya Ikan Salmon Cabe Ijo (Resep Makanan Kaya Akan Zat Omega-3)
….pada dasarnya dengan melayani ego setiap individu, kita dapat mendapatkan “kunci” menuju hati seseorang. Namun, tidak layaklah bagi kita secara moral untuk menggunakan “titik-titik kemanusiaan” tersebut untuk mendapatkan apa yang kita inginkan secara sepihak. Hal lain juga yaitu standar moral kejujuran kita sendiri, karena buku ini juga mengisyaratkan bahwa kalau kita mau, kita dapat/sah-sah saja untuk “membelokkan” kebenaran….
 personal, do not enter?
Pribadi yang merasa nyaman dengan lingkungan sekitarnya, pada dasarnya adalah pribadi-pribadi yang merasa nyaman dan menerima diri sendiri apa adanya. Pribadi yang merasa nyaman dengan dirinya sendiri pada dasarnya adalah pribadi-pribadi yang memiliki keseimbangan psikologis antara rasa penerimaan diri sendiri dan kesadaran yang mendalam akan realita kehidupan. Perpaduan yang harmonis dari dua hal ini menghasilkan perasaan kontrol diri yang baik, sementara tetap mampu menikmati dan mengoptimalkan kehidupan yang berlangsung, seperti apa adanya.
Sewaktu-waktu, saya menilai diri saya sendiri sebagai seseorang yang kurang percaya diri, namun pada waktu yang sama, saya juga berpikir bahwa masalah rasa kurang percaya diri saya ini bukan merupakan suatu kunci mati. Saya yakin setiap orang dalam derajat tertentu, pada suatu waktu dalam hidupnya, pasti pernah merasakannya. Jadi jelas bahwa saya tidak sendiri. Karena kebiasaan saya “mojok” dengan buku, maka untuk mengatasi berbagai hambatan yang berhubungan dengan interaksi dengan pribadi yang lain, saya juga “pake buku”, yaitu buku-buku tentang seni hubungan antar manusia. Walaupun kedengarannya teoritis, tapi buat saya cara ini membantu.
Dalam pencarian buku yang berisi tuntunan seni interaksi antar manusia inilah, suatu hari di perpustakaan, mata saya tertumbuk pada sebuah buku yang judulnya kelihatan seperti naif, seperti sebuah teori yang hanya ada di dalam khayalan. Klik disini untuk membaca selengkapnya Bilakah saya belajar berdamai dengan siapa saja..??? Dari buku “Make Peace With Anyone” by D.J. Lieberman
Dari masukan yang saya dapati selama ini melalui internet, media massa, maupun permintaan secara pribadi, saya menemukan bahwa informasi tentang penyakit diabetes adalah salah satu informasi yang paling banyak ditanyakan orang pada saat ini. Secara statistik, kalimat “Diabetes” dan “Menu (bagi) Penderita Diabetes” termasuk kosa kata di dalam bahasa Indonesia yang paling banyak diketik di Google Search Engine. Disaripatikan dari tiga buku panduan diabetes, saya harap info mendasar dan penting ini dapat menambah pengetahuan anda tentang penyakit ini.
Penyakit Diabetes atau “Penyakit Kencing Manis”, adalah penyakit yang disebabkan oleh terlalu tingginya kandungan gula darah di dalam tubuh seseorang. Tubuh yang sehat akan menguraikan makanan yang dikonsumsi kedalam bentuk gula sederhana, yaitu glukosa. Glukosa yang dihasilkan akan dilepaskan kedalam darah dan didistribusikan keseluruh sel di dalam tubuh untuk digunakan sebagai sumber energi. Insulin adalah hormon yang bertugas untuk memindahkan glukosa dari dalam aliran darah ke dalam sel. Hormon insulin diproduksi oleh organ khusus di dalam tubuh kita yang bernama pangkreas. Organ pangkreas di dalam tubuh penderita penyakit diabetes tidak mampu untuk memproduksi insulin, atau memproduksi insulin yang tidak berfungsi.
Penyakit diabetes terbagi ke dalam 2 tipe:
Diabetes Tipe 1
Adalah kondisi dimana tubuh penderita berhenti memproduksi insulin sama sekali, atau memproduksi insulin dalam jumlah yang sangat kecil.
Mengapa? Klik disini untuk membaca selengkapnya Info mendasar tentang penyakit diabetes, menurut American Diabetes Association
|
Best Words Ever Spoken Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah ia tidak akan bertemu dengan kemajuan selangkah pun.(Ir.Sukarno)
I have never met a stupid child, though I've met plenty of children whom adults insist on calling “stupid” when the children don't perform in a way that conform to adult expectations. (Hillary Clinton)
---Saya belum pernah bertemu dengan seorang anak yang bodoh, walaupun saya banyak bertemu dengan orangtua yang "ngotot" untuk menyebut anaknya "bodoh", disaat anaknya tidak tampil sesuai dengan cara yang diinginkannya.---
Success is a lousy teacher. It seduces smart people into thinking they can't lose.
(Bill Gates)
The future belongs to the people who believe the beauty of their dreams.
(Eleanor Roosevelt)
Reputasi anda (selalu) ada ditangan orang lain.
Itulah reputasi.
Anda tidak akan bisa mengontrolnya.
Yang bisa anda kontrol adalah karakter anda sendiri.
(Dr. W. Dyer)
Semakin banyak saya membaca, semakin "haus" saya merasa.
(Shap)
Anda bisa berbagi karya di indomemo & email contact Indomemo.com bersedia memuat karya anda terpilih secara sukarela. Kirimkan karya anda ke redaksiindomemo@yahoo.com. Penulis akan diberitahu bila karyanya dimuat.
|
Input & Opini