Welcome to Indomemo.com Awalnya sederhana sekali. Saya sangat suka membaca, dan menulis review tentang buku yang saya baca, sangat membantu saya untuk mengingat dan memahaminya. Saya tinggal di negri uncle sam, tempat dimana literatur relatif mudah didapat. Lewat website ini, saya ingin sekali berbagi kelimpahan itu. Juga bila anda memiliki usulan subjek literatur atau pertanyaan yang berkaitan dengan materi, silakan klik "leave a comment" atau email saya. Teman-teman net-reader, selamat bersantai sambil menambah info di indomemo, semoga anda juga mendapatkan manfaatnya (Shap).
podjokcoklat.com Cerahkan hari anda, dengan kelezatan cokelat, cake/cookies, & parcel dari podjokcoklat.com. Dengan harga terjangkau, kami memberi anda lebih dari sekadar cokelat bermutu yang dibuat khusus untuk anda.
Pesan sekarang
(021) 701-895-40,
(021) 701-895-35 atau
0816-132-3161
klikmelilea.com Memadukan 3 Fungsi:
Makanan Organik
-Naturopati
-Penyembuhan Alami.
Kesehatan anda, adalah segalanya..
Kirim email ke: klikmelilea@yahoo.com
|
Insting saya mengatakan kalau buku ini kemungkinan besar tidak akan ada di tanah air.
Ada beberapa alasan mengapa saya menduga demikian. Yang pertama karena buku ini bukan termasuk tipe buku populer dengan subjek spesifik bisnis, psikologi, komik, politik, fiksi, cerita anak, atau berbagai subjek populer lain yang banyak diterjemahkan ke bahasa Indonesia dan tersedia di toko-toko buku. Juga jelas sekali kalau buku ini juga bukan jenis buku formal tentang sains, pendidikan, atau subjek-subjek lain yang banyak dipakai disekolah-sekolah.
Yang paling telak, buku ini nyatanya memang banyak mengandung foto-foto Klum sendiri sepanjang karirnya sebagai foto model. Banyak diantara foto-foto tersebut yang terlihat “weleh-weleh…” menurut ukuran budaya ketimuran, beberapa diantaranya secara mengagetkan malah berkategori “halaah!!!…”
Oh ya, saya juga tidak bisa berasumsi kalau semua pembaca review buku ini tahu Heidi Klum bukan? Maka saya akan jelaskan sedikit tentang penulis yang juga merupakan subjek buku ini. Heidi Klum adalah seorang supermodel Amerika kelahiran Jerman yang sudah sangat terkenal di bidang profesinya. Selain menjadi foto model, Klum juga menjalankan banyak bisnis. Bisnisnya banyak yang berhubungan dengan kecantikan, namun beberapa diantaranya tidak secara langsung berhubungan. Ia juga menjadi host sebuah tv reality show yang bernama “Project Runway,” dan merupakan salah satu model utama dari produk pakaian terkenal Victoria Secret.
Sampai disini anda mungkin mulai bertanya:
Kenapa (juga) saya menuliskan review buku ini? Dan apa pula gunanya? Klik disini untuk membaca selengkapnya “Membaca Pikiran” Seorang Supermodel Top di Heidi Klum’s “Body of Knowledge” Book
Anda juga jenius!
Satu hari dibulan Januari, teman saya, seorang guru dari Sumatera Utara mengingatkan saya tentang pentingnya membaca buku yang berkaitan dengan teori Multiple Intelligences/MI. Saat itu kami sedang membicarakan tentang teori kecerdasan yang lain, namun beliau menjelaskan kalau di lingkungan pendidikannya saat ini, teori MI inilah yang lebih banyak dipakai dan populer. Demikianlah, saya cari buku yang “bertanggung jawab” atas pencetusan teori ini, dan syukurlah, saya temukan.
Buku ini ditulis oleh Gardner, untuk memenuhi keinginan dari suatu lembaga yang memiliki semacam proyek yang bertujuan untuk mencari mengklarifikasi melalui penyelidikan yang seksama mengenai konsep “human potential.”
 berkarya
Review buku ini adalah salah satu dari rangkaian review buku perintis/pendobrak ide yang ingin saya sajikan. Pada tahun 1983, penerbitan buku inilah yang menandai peluncuran teori MI oleh pencetusnya. Dunia pendidikan saat itu masih dimonopoli oleh aplikasi teori Intelligence Quotient/IQ, sebagai tolak ukur kecerdasan sejak tahun 1900-an. Review kali ini juga lebih merupakan peletakan pondasi dasar dari review buku-buku yang akan datang. Di masa datang saya ingin membaca buku lebih baru yang berhubungan dengan MI dan berbagi infonya dengan anda, dan review ini dapat menjadi referensi bagi anda yg memerlukan informasi dasar teorinya.
Menurut penulisnya, penulisan buku ini diawali oleh sebab yang tidak biasanya. Buku ini ditulis oleh Gardner, untuk memenuhi keinginan dari suatu lembaga yang memiliki semacam proyek yang bertujuan untuk mencari mengklarifikasi melalui penyelidikan yang seksama mengenai konsep “human potential.” Pada saat itu, Howard Gardner adalah salah satu personel dari Graduate School of Education di Harvard University. (ix)
Buku ini memiliki 14 bab, dan disajikan dalam 3 part:
Part I. Background (Latar Belakang).
Terdiri dari 4 bab. Berisikan tentang seluk beluk yang melatar belakangi pencetusan teori ini. Bagian ini juga menjabarkan misi utama Gardner dalam penulisan buku ini, yaitu:
Mengapa saya menulis review buku ini?
Pertama, karena buku ini adalah “mbahnya” dari semua buku tentang teori EQ yang sekarang ini telah luas beredar. Kemudian buat saya, topik ini sangat menarik untuk dipelajari. Teori ini menghembuskan udara optimisme/positif dalam usaha memberikan bekal bagi anak-anak kita. Seperti membuktikan bahwa setiap anak dengan latar belakang pendidikan orangtua apapun memiliki harapan untuk sukses. Saya berencana untuk secara bertahap membaca dan memberikan review dari buku-buku yang berhubungan dengan teori ini, oleh karena itu adalah penting bagi saya untuk meletakkan pondasinya bagi artikel-artikel terkait yang akan datang.
Daniel Goleman Ph.D., adalah seorang psikolog, penulis buku, dan jurnalis dibidang sains. Goleman dilahirkan di Stockton, California pada tahun 1946. Saat ini beliau menetap di negara bagian Massachusetts. Goleman mengajar dan mendapatkan gelar Ph.D. dari Harvard University. Sang profesor juga merupakan penulis tetap dari artikel-artikel sains tentang otak dan perilaku di harian The New York Times. Selain itu, beliau juga pernah menjabat sebagai Senior Editor pada majalah Psychology Today.
Seperti telah kita ketahui, dunia psikologi sekarang ini seperti menemukan “mainan baru.” Mainan baru tersebut dikenal dengan nama teori Emotional Intelligence/Kecerdasan Emosi. Istilah ini diperkenalkan oleh Daniel Goleman salah satunya dengan meluncurkan buku ini pada tahun 1995. Sebelum istilah Emotional Intelligence (atau Emotional Quotient/ EQ) muncul, dunia pengukuran kecerdasan manusia dimonopoli oleh istilah Intelligence Quotient /IQ, yang mengukur kecerdasan manusia berdasarkan rangkaian tes dari aspek verbal, working memory, visual-spatial, dll.
Sampai saat ini, saya belum punya cukup informasi cukup tentang seberapa jauh pengetahuan dan pemahaman masyarakat kita tentang EQ ini. Namun saya yakin bahwa pemahaman yang baik tentang EQ akan sangat membantu dunia pendidikan dan masyarakat pada umumnya dimasa depan.

- bermain bersama
Menurut Goleman, EQ mencakup 5 area sebagai berikut…
Ciri-ciri pribadi dengan IQ dan EQ tinggi berbeda-beda pada pria dan wanita, ciri-ciri…
Buku ini telah ditulis berdasarkan terobosan baru dalam penelitian-penelitian tentang otak dan perilaku manusia. Di dalam buku ini Goleman menekankan bahwa Intelligence Quotient/IQ bukan akhir dari takdir yang akan menentukan masa depan seseorang. Hal ini karena di dunia nyata terlihat bahwa orang-orang yang ber-IQ tinggi tidak semuanya menunjukkan prestasi tinggi. Demikian pula sebaliknya, ada orang-orang yang ber-IQ biasa-biasa saja, mencapai sukses yang sangat signifikan. Jadi jelaslah bahwa ada faktor-faktor lain yang ikut “bermain” dalam menentukan tingkat keberhasilan seseorang.
Adalah fakta, bahwa saat badai emosi menguasai seseorang, Klik disini untuk membaca selengkapnya Demam High IQ versus High EQ..? Kembali pada buku yang mengawali semuanya. (Dari buku “Emotional Intelligence, Why It Can Matter More Than IQ.” by Daniel Goleman)
Teman pembaca, seperti yang telah saya singgung pada artikel tentang mata sebelumnya, buku ini adalah buku kedua yang saya baca dalam rangka mencari informasi tentang penyakit katarak. Buku ini ditulis oleh David F. Chang, M.D dan Howard Gimbel , M.D. MPH. Dr. Chang, adalah seorang dokter mata yang lulus dengan gelar summa cum laude dari Harvard Medical School. Beliau menerima banyak sekali penghargaan yang terkait dengan keahliannya dan diakui sebagai pakar katarak di dunia internasional. Dr. Chang telah menulis banyak buku, jurnal, maupun bentuk-bentuk publikasi lain dibidang opthalmology. Dr. Gimbel, adalah pendiri, direktur, dan ahli bedah senior klinik Gimbel Eye Centres, di Calgary dan Edmonton, negara bagian Alberta, Canada. Karena komitmennya dalam dunia kedokteran mata, Dr. Gimbel telah berhasil mengembalikan pengelihatan sebanyak 75.000 orang lebih.
 sunglass/UV blocker, dapat membantu mencegah katarak
Alangkah mulianya tujuan penulisan buku ini. Dr. Chang dan Dr. Gimbel menujukan karyanya bagi siapa saja yang mengalami gangguan dalam pengelihatannya dan menduga gangguan tersebut sebagai gejala penyakit katarak. Kedua dokter ini berharap agar bukunya dapat membantu para pasien tersebut untuk mempersiapkan diri dalam menjalani perawatan medis terkait. Dengan kata lain, buku ini ditulis sebagai bekal bagi para pasien tersebut untuk berkomunikasi dengan para dokter dan memahami seluk beluk penyakit ini dengan benar. Diharapkan, dengan pemahaman yang benar, maka tindakan terbaik akan dapat dilaksanakan demi memulihkan pengelihatan pasien.
Penyakit katarak menurut Dr. Chang & Dr. Gimbel & bilakah katarak diobati?
Katarak adalah pengeruhan lensa mata yang berlangsung secara bertahap. Sekali katarak terbentuk, tidak ada obat, tetes mata, olahraga, kacamata, suplemen, atau asupan herbal apapun yang dapat menghilangkannya. Katarak hanya bisa dihilangkan dengan prosedur operasi. Penyakit katarak yang telah diangkat, tidak akan pernah kembali lagi. Katarak dapat diangkat kapan saja, dan tidak perlu menunggu sampai “matang” seperti kepercayaan banyak orang.(8,21, & 35)
Apakah operasi atau prosedur pengangkatan katarak itu?
Prosedur pengangkatan katarak adalah suatu jenis operasi mata yang dilakukan dengan mengambil lensa mata yang telah mengeruh karena katarak, dan menggantikannya dengan penanaman lensa buatan yang bersifat permanen. Dengan diangkatnya lensa yang telah terkena katarak, akan mengembalikan pengelihatan pasien. (35)
Dapatkah “lapisan” kekeruhannya saja yang diangkat?
Tidak. Hal inilah yang sering menjadi sumber salah paham. Klik disini untuk membaca selengkapnya Katarak, Panduan Perawatan Pasien, dari Dr. Chang & Dr. Gimbel’s Book: “Cataract, A Patient’s Guide to Treatment”
 Gadis kecil dari Bajo
 Gadis kecil dari Darawa
Kami di sini memohon diusahakan pengajaran dan pendidikan anak perempuan…
Klik disini untuk membaca selengkapnya Pesan RA Kartini di wajah anak pedalaman nusantara (Sastra-Foto Galeri)
Di Amerika Utara, periode bulan april-mei, alam “bangkit” senyata-nyatanya dari ”koma” di musim dingin yang panjang, dan memamerkan Pementasan Terbaik-nya, satu kali dalam setahun.
Rekan webber, berikut tersaji 11 foto bunga-bunga musim semi disekitar kota New Haven, Connecticut. Selamat menikmati…

1. Depan sebuah rumah di jalan edgewood (Daffodil/putih, Azalea/nila, biru?)

2. Di pantai
Klik disini untuk membaca selengkapnya “It’s your color, your chance…” New Haven Spring 2009 (Galeri Foto)
|
Best Words Ever Spoken Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah ia tidak akan bertemu dengan kemajuan selangkah pun.(Ir.Sukarno)
I have never met a stupid child, though I've met plenty of children whom adults insist on calling “stupid” when the children don't perform in a way that conform to adult expectations. (Hillary Clinton)
---Saya belum pernah bertemu dengan seorang anak yang bodoh, walaupun saya banyak bertemu dengan orangtua yang "ngotot" untuk menyebut anaknya "bodoh", disaat anaknya tidak tampil sesuai dengan cara yang diinginkannya.---
Success is a lousy teacher. It seduces smart people into thinking they can't lose.
(Bill Gates)
The future belongs to the people who believe the beauty of their dreams.
(Eleanor Roosevelt)
Reputasi anda (selalu) ada ditangan orang lain.
Itulah reputasi.
Anda tidak akan bisa mengontrolnya.
Yang bisa anda kontrol adalah karakter anda sendiri.
(Dr. W. Dyer)
Semakin banyak saya membaca, semakin "haus" saya merasa.
(Shap)
Anda bisa berbagi karya di indomemo & email contact Indomemo.com bersedia memuat karya anda terpilih secara sukarela. Kirimkan karya anda ke redaksiindomemo@yahoo.com. Penulis akan diberitahu bila karyanya dimuat.
|
Input & Opini