Welcome to Indomemo.com

Awalnya sederhana sekali. Saya sangat suka membaca, dan menulis review tentang buku yang saya baca, sangat membantu saya untuk mengingat dan memahaminya. Saya tinggal di negri uncle sam, tempat dimana literatur relatif mudah didapat. Lewat website ini, saya ingin sekali berbagi kelimpahan itu. Juga bila anda memiliki usulan subjek literatur atau pertanyaan yang berkaitan dengan materi, silakan klik "leave a comment" atau email saya. Teman-teman net-reader, selamat bersantai sambil menambah info di indomemo, semoga anda juga mendapatkan manfaatnya (Shap).

Dari Waktu ke Waktu

podjokcoklat.com

Cerahkan hari anda, dengan kelezatan cokelat, cake/cookies, & parcel dari podjokcoklat.com. Dengan harga terjangkau, kami memberi anda lebih dari sekadar cokelat bermutu yang dibuat khusus untuk anda. Pesan sekarang (021) 701-895-40, (021) 701-895-35 atau 0816-132-3161

klikmelilea.com

Memadukan 3 Fungsi: Makanan Organik -Naturopati -Penyembuhan Alami. Kesehatan anda, adalah segalanya.. Kirim email ke: klikmelilea@yahoo.com

Membaca Snow White versi asli Jerman, bukan sang putri yang di “orbitkan” oleh Walt Disney. (Dari buku “Snow White And The Seven Dwarfs, A Tale From The Brothers Grimm” by Randall Jarrell)

 Adalah seorang putri, di negri antah-berantah yang telah kehilangan ibunya dimasa kecil. Ayahnya, sang raja, memilih untuk menikah lagi dengan seorang wanita yang sangat cantik. Sang wanita yang telah dipersunting menjadi ratu tersebut begitu cantiknya, namun kecantikannya rupanya tidak pernah membuatnya merasa “Pe-de.”

Setiap hari sang ratu bertanya pada cermin ajaibnya:

“Hai cermin ajaib…siapakah yang tercantik diseluruh negri..??”

Setiap hari pula sang cermin menjawab dengan jujurnya:

“Engkaulah yang tercantik diseluruh negri, baginda ratu..”

Demikianlah yang selalu berlangsung. Sang putri cilik tumbuh berkembang, hingga suatu hari, saat sang ratu bertanya pada cermin ajaibnya, tanpa disangkanya, sang cermin memberikan jawaban berbeda:

“Punteeen…baginda ratu, sekarang Putri Salju adalah yang tercantik..”

Sang ratu sangat murka, dan menyusun rencana untuk membunuh anak tirinya itu…demikianlah, cerita kemudian berlanjut…

Rupanya saya sedang rindu membaca buku dongeng. Waktu saya masih kecil, saya menyukai semua buku saya, namun secara khusus saya sangat suka membaca buku tentang dongeng tradisional, baik dari dalam maupun luar negri. 

Pssstt…ternyata Putri Salju tidak pernah di-sun sang pangeran..!!

Putri Salju Jerman

Putri Salju Jerman

Bagi saya, dongeng sangat berbeda dengan buku cerita biasa yang kebanyakan menceritakan tentang kisah sehari-hari, atau cerita sejarah tentang kejadian beberapa waktu yang lalu. Dongeng dapat membawa saya menembus ruang dan waktu sangat jauh, ke dunia yang berbeda, pada masa yang jauh berbeda juga. Pada saat itu, buku dongeng yang saya miliki, sangat terbatas jumlahnya, sehingga cerita-cerita dongeng tersebut saya dengar dan dapatkan dari majalah anak-anak.

Di negara-negara berbahasa Inggris, dongeng disebut juga fairy tales. Lima hari yang lalu, sambil mencarikan buku untuk anak saya, saya juga mencari buku-buku jenis ini. Kebanyakan buku dongeng yang ada saat ini merupakan bentuk-bentuk adaptasi, seringkali telah dimodernisasi dari dongeng aslinya. Kemudian saya menemukan buku ini, Snow White and The Seven Dwarfs.

Di tanah air kita, Snow White dikenal dengan nama “Putri Salju.” Buku yang saya temukan memuat kisah ini adalah; Snow White and The Seven Dwarfs yang bila diterjemahkan perkata akan menjadi “Putih Salju dan Tujuh Kurcaci.” Kata-kata “Putri” tidak pernah ada dijudulnya. Klik disini untuk membaca selengkapnya Membaca Snow White versi asli Jerman, bukan sang putri yang di “orbitkan” oleh Walt Disney. (Dari buku “Snow White And The Seven Dwarfs, A Tale From The Brothers Grimm” by Randall Jarrell)

“Mencicipi” The Coffee Book of Rosemary Moon

Di sela membaca buku yang serius-serius, boleh dong sekali-kali saya menikmati buku yang rupa dan judulnya membuat saya membayangkan….duduk di tengah Starbuck Cafe yang nyaman, gangguan-free, diiringi sayup-sayup music jenis easy listening, ditemani laptop dan buku kesayangan, sepotong kue lezat pilihan, dan secangkir kopi hangat…

Coffee house  yang pertama?.. The Kaveh Kanes, terletak di sebuah mesjid di kota Mekkah, Saudi Arabia…

Buku itu bernama The Coffee Book. Penulisnya bernama Rosemary Moon. Foto yang dipasang di sampul bukunya terlihat melezatkan sekali. Terpampang hidangan terdiri dari segelas bening tinggi kopi hitam dengan busa halus tebal di puncaknya, secangkir cappucino lengkap dengan krim dan taburan coklat bubuk diatasnya, segelas bening berkaki ukir mocha shake, sepotong cheese cake yang telah disiram sirup rasa kopi, semangkuk mocha mousse, coffee ice cream, dan coffee pastry (yuum….).

The Coffee Book

The Coffee Book

Buku ini mencakup segala sesuatu tentang kopi. Secara artistik disajikan bab-bab yang menerangkan apa itu kopi, sejarah tentang kopi, kedai kopi/coffee house, kebun-kebun kopi diseluruh dunia, proses lengkap pengolahan biji kopi, 40 resep makanan dan minuman yang terbuat dari kopi, dan lain-lain, sampai pada cara terbaik menikmatinya. Kualitas gambar di dalam buku ini mengagumkan. Setiap halaman dibagi menjadi 2 kolom yang ditata apik, dan tidak kelihatan berlebihan. Setiap halamannya memberikan pengetahuan tentang kopi dengan tingkat kejelian tinggi.

Sedikit mendetail lagi tentang buku ini?

Bahwa kopi merupakan minuman populer yang sudah dinikmati manusia lebih dari seribu tahun. Kopi berasal dari timur tengah. Kopi banyak sekali ragam jenisnya, dan selalu ada Klik disini untuk membaca selengkapnya “Mencicipi” The Coffee Book of Rosemary Moon