Saya Percaya
Saya percaya, kalau setiap jiwa hadir di dunia ini dengan membawa tujuan hidupnya
-
Untuk berbakti dan memuliakanNya, dalam bentuk apapun yang baik yang mampu dilakukan, yang dapat memberikan efek yang baik, meninggalkan bekas yang baik. Hidup ini merupakan perjalanan untuk mengumpulkan bekal bagi kehidupan selanjutnya.
Saya percaya, kalau setiap manusia memiliki hati nurani yang mulia.
-
Cara pandang terhadap peristiwa kehidupanlah yang dapat membengkokkan pola pikir dan tindakan-tindakan mereka.
Saya percaya, kalau setiap manusia harus saling memperlakukan satu sama lain secara baik dan terhormat.
-
Manusia adalah mahluk sosial, saling memerlukan satu sama lain. Manusia tidak bisa hidup sendirian.
-
Setiap orang memiliki kebutuhan untuk diperlakukan dengan baik dan setiap orang ingin diperlakukan dengan baik.
Saya percaya, setiap orang lahir membawa bekal berupa potensinya masing-masing
-
Setiap jiwa datang dengan raganya masing-masing, lengkap dengan keistimewaannya.
-
Tidak ada mahluk yang diciptakan karena kecelakaan, atau secara kebetulan. Tidak ada mahluk yang diciptakan dalam bentuk yang tidak cukup. Yang terlihat sebagai “ketidaksempurnaan” dari seorang manusia adalah bagian dari kesempurnaan ciptaanNya.
-
Manusia dapat mencapai potensinya, bila mereka mau jujur pada diri mereka sendiri tentang kelebihan dan kekurangannya. Menerima keterbatasannya, dan memusatkan diri untuk maju dan mengasah potensi yang dimilikinya sampai maksimal.
-
Dan jangan lupa, manusia mampu bersinergi untuk membentuk sebuah tim.
Saya percaya, baik bagi saya untuk tetap belajar. Saya ingin sekali selalu belajar dan berbagi pengetahuan yang saya dapatkan. Saya beruntung sekali dikelilingi buku.
-
Keberadaan ilmu itu penting sekali bagi kehidupan manusia.
-
Gabungan ilmu dan pribadi yang mulia akan menciptakan manusia yang berdaya guna, seorang manusia yang bermanfaat bagi manusia lainnya, dan menjadikannya lebih bijaksana.
Di tengah perjalanan,
S.h.a.p. December, 15, 09
Input & Opini