Welcome to Indomemo.com

Awalnya sederhana sekali. Saya sangat suka membaca, dan menulis review tentang buku yang saya baca, sangat membantu saya untuk mengingat dan memahaminya. Saya tinggal di negri uncle sam, tempat dimana literatur relatif mudah didapat. Lewat website ini, saya ingin sekali berbagi kelimpahan itu. Juga bila anda memiliki usulan subjek literatur atau pertanyaan yang berkaitan dengan materi, silakan klik "leave a comment" atau email saya. Teman-teman net-reader, selamat bersantai sambil menambah info di indomemo, semoga anda juga mendapatkan manfaatnya (Shap).

Dari Waktu ke Waktu

podjokcoklat.com

Cerahkan hari anda, dengan kelezatan cokelat, cake/cookies, & parcel dari podjokcoklat.com. Dengan harga terjangkau, kami memberi anda lebih dari sekadar cokelat bermutu yang dibuat khusus untuk anda. Pesan sekarang (021) 701-895-40, (021) 701-895-35 atau 0816-132-3161

klikmelilea.com

Memadukan 3 Fungsi: Makanan Organik -Naturopati -Penyembuhan Alami. Kesehatan anda, adalah segalanya.. Kirim email ke: klikmelilea@yahoo.com

Ruang Baca Utara

Kamis pagi, ruang baca utara perpustakaan kota West Haven.

Di meja depan saya menumpuk beberapa buku yang secara singkat saya comot dari rak untuk diseleksi. Hari ini saya berkomitmen untuk ke perpustakaan, sendirian saja. Maksud hati dalam rangka “mencari ilham” bagi diri saya sendiri, dan memenuhi keinginan lama untuk mengeksplorasi salah satu sudut gedung yg belum pernah saya kunjungi. Saya punya waktu sekitar dua jam, sebelum si kecil pulang sekolah.

Di meja samping saya, tidak ada buku menumpuk. Yang ada seorang wanita muda, relatif tidak bersuara, dan sibuk mengutak-ngatik handphonenya. Sejenak kemudian datang seorang kakek yang memberikan salam, dan langsung duduk di sampingnya. Beberapa menit telah berjalan, rupanya sang kakek sedang memberikan penyuluhan pada sang gadis, tentang serba-serbi hidup.

Betul, sambil membaca buku, saya memang nguping, hehehe… Saya belum terlalu perduli tentang apa yang sedang mereka bicarakan, tapi entah kenapa suara kakek itu terdengar sangat menenangkan. Beliau antara lain menasehati si gadis tentang keseimbangan antara mempersiapkan masa depan, dan kemampuan untuk menikmati hidup yang sedang berlangsung. Dia juga menyampaikan hal-hal lain, termasuk berita tentang sebuah kota di dekat sini yang memiliki angka kehamilan remaja putri yang lebih tinggi dibanding kota-kota lainnya, diduga karena kondisi lingkungan yang kurang menentramkan warganya.

Si wanita muda kemudian bercerita tentang hidup dan perasaannya, hanya satu kali dia menoleh ke arah saya, sementara sang kakek dengan tekun mendengarkan. Saya tertegun dengan cara sang kakek memberi masukan. Yang lebih terdengar sebagai bimbingan yang terasa mendampingi, sama sekali tidak terdengar sebagai suruhan, atau peringatan, karena kehalusan dan ketenangan penyampaiannya.

Saya berkesimpulan, bahwa sang kakek itu sedang menjadi pendengar yang baik. Pendengar yang baik itu menurut saya bukan seseorang yang selalu mengiyakan atau kebalikannya, selalu mensabotase. Pendengar yang baik itu mendengar, mendampingi, sementara pada waktu yang sama, secara positif memberi masukan, dan mengingatkan tentang berbagai kemungkinan. Menjadi pendengar yang baik itu butuh kebesaran hati, kalau tidak pengalaman hidup yang cukup. Walaupun saya berpikir, bahwa tidak tertutup kemungkinan bahwa memang ada orang-orang tertentu yang lahir dengan karakter demikian.

Handphone saya menunjukkan waktu 11.38, saya harus meninggalkan perpustakaan tersebut. Rasanya masih ingin tinggal dan “menyadap” pembicaraan mereka, yang mulai saya rasakan sebagai anugrah tak terduga dari Tuhan, yang datang bagi saya pagi ini.

Saya bangkit dari kursi, mengangkat dua buku yang akan saya pinjam. Mengayun langkah ke meja check out. Sayup-sayup masih terdengar suara sang kakek:
“Mary Jane….hidup itu tidak ada yang sempurna, lakukanlah yang terbaik yang kau bisa, secara bersinambungan..dan seterusnya-dan seterusnya…”

 

December 13, 09

S.h.a.p.